Archive for 2013

Teman.

Saya bukan teman yang baik. Saya suka pergi ninggalin temen saya dengan alasan pengen sendiri. Saya suka males ketemuan temen dengan alasan yang dibuat-buat. Kadang saya hanya menghubungi teman saya saat saya butuh saja. Hal-hal di atas membuat saya merasa wajar kalo ada waktu dimana saya merasa teman-teman saya tidak baik. "Maybe I deserved that" kurang lebih begitu yang saya pikirkan. Memang harus jadi temen yang baik dulu biar dapet temen yang baik. Loyalitas. Ada bukan hanya disaat butuh. Ingat bukan hanya disaat sepi. Saling mengisi, bukan ingin diisi.
Saya harus jadi teman yang baik, karena saya butuh teman yang baik.

Waini

Sebenanya ini bukan postingan yang cukup penting, FYI. Tapi saya pengen banget ngepos ini, yaudahsih #gaje. Oke, here we go....
Sore kemarin setelah gladi buat semnas saya sempet kumpul-kumpul sama beberapa orang temen di mas brewok. Sambil nunggu pesenan dateng, ngobrol-ngobrol lah kami,. Topiknya? tetep, saya dan masa lalu yang alahudahlahdilupainaja itu. Mereka ngebahas mulai dari ributnya tl twitter, foto-foto di facebook sampe apalah yang bikin saya jengah dengernya. Selama pembahasan itu, saya cuma ikutan ketawa ngakak bareng mereka aja. Sampai akhirnya kami balik kampus lagi buat nyiapin seminar kit, salah seorang temen nanya bilang, "Lucu banget itu tadi, kamu juga mau aja ikut-ikutan ketawa...". Dalam hati sih, saya bilang, "Wah, pasti belom baca saya punya blog nih, ekekekeke" (pengen banget dibaca).
Sebenernya begini, *throat clearing* sesuai dengan tema blog saya yaitu Live, Learn, Laugh, hehe, setelah beberapa hal yang saya alami, saya sadar bahwa yang saya lakukan di masa lalu lalu lalu itu memang harusnya sudah saya tertawakan sejak dulu. Karena apa? Karena itu one of silliness I've ever done.
Jadi sebenernya Live, Learn, Laugh itu adalah life's way yang saya yakini. Live your life, Learn from it and Laugh it!. Jadi hidup itu dijalani aja, kalo sesekali kamu ngelakuin hal bodoh ya, belajarlah dari pengalaman itu biar kamu ngga ngulangin hal yang sama, setelah kamu belajar yaa udah, berubah dan do anything that makes you happy. Jangan malu terus-terusan karena hal itu, dan the simplest thing yang bisa kamu lakuin buat seneng ya, laughing, termasuk ngetawain kebodohanmu tadi--karena hidup ini terus berjalan. Seperti yang temen saya, restu, selalu bilang dalam blognya yang gaul bets, Life Goes On, "Do more of what makes you happy, because life goes on". Kalo menurut saya sih, bisa menertawakan kebodohan yang kita lakukan itu merupakan level di atas penyesalan yang mendalam #apasih. Intinya yang sudah terjadi yaudah, diledekin temen yaudah, ketawain aja mereka yang ngetawain kamu dan kamu yang bisa jadi bahan tertawaan mereka. Selamat menertawakan diri sendiri ya :)

“Ntar deh gue ajakin lo kesana”

Itu adalah kalimat terakhir dari setiap cerita kamu tentang kunjunganmu ke suatu tempat yang belum saya kunjungi. Dan setelah kalimat itu keluar, saya akan diam. Diam saya setengah hati mengamini tapi setengah hati tak percaya bahwa kalimat itu bisa saya nikmati suatu ketika. Sedikit dari saya juga tak yakin bahwa kamu akan benar-benar melakukannya, dan percaya itu adalah kalimat sakti yang selalu kamu gunakan agar saya tak lagi banyak bertanya. Ah, saya tidak mengerti. Sekarang kamu semakin pandai memainkan perasaan saya dan saya semakin pandai dimainkan. Semoga suatu hari kamu mengerti apa artinya setiap kata yang mungkin bagimu tak berarti bagi orang yang bisa kamu ubah harinya hanya dengan sebuah kalimat dan sedikit senyuman.


Untuk cerita Tamansari, gunung api purba, 
danau dan berbagai tempat makan.

Semesta (Tidak) Mendukung

Ada yang ngga beres sama otak saya sampe memperpendek cara berpikir saya dan bikin saya membolos kuliah selama hampir seminggu karena menghidari bertemu dia di kelas yang sama. Setelah hampir 5 hari saya membolos untuk 4 kelas, ternyata semesta mempertemukan saya lagi ditempat yang tidak seharusnya saya bertemu. Ah, itu malesin banget kan, udah mau kelar seminggu tapi ujung-ujungnya tetep ketemu, damn. Tapi gara-gara apa yang dilakukan semesta membuat saya sadar, bahwa menghindar itu bukan jalan keluar. Saya inget salah satu dialog Julia Robert sama siapa gitu di film jadul yang ga sengaja saya tonton di MGM Channel yang bunyinya "Its not about getting away from him, but about standing out to him". Lagipula, kemaren saya ngga mikir juga gimana perasaan orang tua saya yang disana susah-susah cari uang buat kuliahin anaknya, eh yang disusah-susahin malah milih melakukan hal yang ngga jelas cuma buat mikirin perasaannya sendiri yang sama sekali ngga ada artinya. Bodoh pangkat tiga.
Saya berterima kasih kepada semesta yang tidak mendukung planning bodoh saya untuk menghindari sesuatu dengan cara membolos kuliah. Sekarang saya tahu kenapa semesta ngga mendukung usaha saya itu, yaiyalah, penggerak semesta kan Tuhan. Tuhan, tolong jangan bikin kebodohan saya jadi bodoh pangkat empat ya :'''


Dari Abdullah bin 'Amr beliau berkata; Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda; Ridha Allah pada ridha orangtua dan murka Allah pada murka orangtua (H.R.Al-Baihaqy)

Sadar mir, sadar.

Tetot.

Aku mulai mengerti sekat apa yang memisahkan kita. Tapi tahukah kamu bahwa aku sangat sulit menembusnya? Kamu tidak menghalangi, hanya mengantisipasi. Aku menyadari bahwa sekat itu aku buat sendiri. Menyebabkan kamu bergeser sekian inchi agar kamu tetap terlindungi. Andai saja bisa kutembus sekat tipis tak tahu diri yang tak kunjung hilang dari sejarah itu. Aku benci mengakui bahwa aku masih menikmati setiap senyummu dari jauh. Aku masih menunggu kemunculanmu dipintu kelas setiap pagi. Mataku masih suka mencari-cari sosokmu ditengah teman-temanmu. Aku masih merasa bahagia jika bisa membantumu melakukan hal sekecil apapun itu. Dan di milidetik ke 23.328.000 ini, aku masih menyayangimu.


Jogja, 18 April 2013
02.17 am

FULL.
Semuanya penuh. Padat. Jadwal praktikum, laporan, presentasi, tugas, ceng-cengan, galau, nyesek, to do list, deadline...
Aaaarrrgh! Kalo udah gini jadi inget rumah. Emang penuh juga, tapi perasaannya enak. Ini bikin homesick.
Unfortunately, ini belum seberapa mir. Its just another half full. Enjoy.

(Terpaksa) Curhat.

Ini tulisan emang sengaja saya buat soalnya saya takut ada sesuatu yang salah dengan saya. Kadang saya mikir apa karena saya begitu tertekan (karna apa coba?) jadi saya mulai ngerasa nyaman sama hal2 yang ga biasanya saya ngerasa begitu nyaman.
Pertama, saya lebih suka menyendiri. Belakangan ini saya jadi sering bilang "I hate people", "I hate crowd" pokoknya saya ga suka ada di keramaian sama orang2 yang mungkin bisa dibilang ngga terlalu deket dengan saya. Apalagi kalo praktikum, yaaa, mungkin saya bukan tipe orang yang mudah menyesuaikan diri dengan orang lain, tapi saya ngga pernah ngerasa setidak nyaman itu dengan suasana lab, padahal mereka teman sekelas saya. So, i think there must be something wrong with me :|
Kedua, saya jadi suka merutuk, baik sama diri sendiri ato sama orang lain. Ga tau kenapa, padahal mereka ngga bikin saya kesel, tuh kan saya jadi kaya nenek2. Ah, pokoknya gitu lah, nulis ini aja muka saya manyun ga jelas gitu.
Ketiga, teman2 saya mulai bilang kalo saya suka lemah, lesu, lunglai, lemes, ga bertenaga, jalannya miring2 (ini restu yang bilang, dan saya ga percaya karna dia suka lebay). Padahal saya ngerasa biasa aja. Kaya pas kumpul kerja kelompok, si nurul bilang "Semangat mirna, yang ceria dong", kesannya saya sudah ga ceria selama berabad2 (oke, ini ketularan restu lebaynya).
Keempat, saya mulai ngga suka kalo orang2 mengaitkan segala sesuatu yang terjadi dengan masa lalu saya. Saya pindah kosan dibilang biar bisa deket sama dia, saya lemes gara2 belom sarapan dibilang patah hati mulu, saya sendirian ngapalin materi buat post test dibilang galau. Ah. Saya ngga bisa marah sama mereka, saya mungkin cuma mesem2 ato bilang ngga tapi dikosan, balik lagi ke poin ke dua, merutuk diri sendiri sama orang lain.
Kelima, untuk pertama kalinya setelah hampir dua tahun saya di jogja, saya ngerasa ngga kerasan dan pengen pulang. Oke saya ngakuin kalo ini sedikit banyak juga ada hubungannya sama kesulitan saya move on -..- tapi ini juga berhubungan sama hal2 lain, seperti treatmen temen2 atau mungkin karena saya terlalu sensitif dan ngerasa they didn't treat me right.
Kemaren saya sempet pengen loh pergi ke psikiater, mungkin karna saya ngerasa otak saya udah ngga waras atau batin saya tertekan, tapi saya tau itu terlalu berlebihan.
Introspeksi yang saya lakukan adalah dengan berpikir bahwa mungkin saya belum bisa menerima dan mengikuti siklus hidup yang sedang terjadi. Ngga semua bisa terjadi seperti apa yang kita harapkan, saya sempet bikin quotes ini loh, tapi ngga tau nyambung apa engga,

"Don't forget to put a little realistic on your expectations,
  Regards, Dissapointment."

ahahaha, saya bingung kan sekarang, ah udahlah saya mau garap laporan dulu, biar ga sensi dan homesick mulu :)

“That is why it is so important to let certain things go. To release them. To cut loose. People need to understand that no one is playing with marked cards; sometimes we win and sometimes we lose. Don't expect to get anything back, don't expect recognition for your efforts, don't expect your genius to be discovered or your love to be understood. Complete the circle. Not out of pride, inability or arrogance, but simply because whatever it is no longer fits in your life. Close the door, change the record, clean the house, get rid of the dust. Stop being who you were and become who you are.” 

 

Paulo Coelho- The Zahir

DIENG!



Sender : Restu THP
Mir, siap-siap ya, setengah jam lagi gue jemput :""

Itu sms yang dikirim Restu sepuluh menit setelah telponnya ngajak saya buat jalan-jalan ke Dieng sama Rio dan Alan. Setelah persiapan seadanya, masuklah si racun ke kamar saya. Diluar udah nunggu Rio sama Alan. Rio itu temen sejurusan saya dan juga sekaligus pacarnya Restu, sedangkan Alan itu temen SMAnya Rio yang sekarang kuliah di UPN.
Setelah sedikit bla bla bla, berangkatlah kami. Cuacanya waktu itu sore mendung mellow gitu. Ngga lama setelah berangkat, hujannya dateng lah, ternyata hujannya juga ngga nyante, deres banget. Saya diboncengin Alan, ngga bawa jas hujan dan cuma bisa berlindung dibalik jas hujan ojek yang dipake Alan. Bagian depan badan saya sih ketutupan, tapi bagian belakangnya.. basah kuyup -.-
Setelah hampir satu setengah jam di jalan dengan hujan yang lumayan, sampailah kami di Magelang, alhamdulillah hujannya udah mulai berhenti cuma gerimis-gerimis mistis gitu. Selanjutnya kami berempat makan di warung kupat tahu deket sekolahnya Rio dulu. Pas makan ada sih omongan perjalannya mau dibatalin soalnya waktu nyampe Magelang aja udah sekitar jam setengah delapan malem dan perjalanan ke Wonosobo paling ngga 3 jam dari Magelang. Jadi bakalan malem nyampe Wonosobonya dan cuacanya juga kurang mendukung, secara Wonosobo kan dataran tinggi, pasti bakalan dingin banget. Tapi karena udah terlanjur basah ya sudah basah sekali (dangdut) lanjutlah jalan-jalannya setelah selesai makan kupat tahu tentunya.
Diperjalanan selanjutnya, hujannya ngajak berantem juga sih, reda hujan reda hujan gitu, Alan sampe bolak balik buka pasang jas hujan. Jalan yang dilewati ke Wonosobo sepi terus gelap gitu, kata Alan itu jalur alternatif makanya sepi. Semakin mendekati Wonosobo, jalanannya makin ekstrem, makin malem dan hujannya makin deres, saya juga makin kedinginan sampe gigi gemeretak. Kehangatan cuma didapet kalo Alan lagi dibelakang truk, anget banget itu (apa sih). 
Singkat cerita, sekitar jam 10 malem nyampelah kami di Wonosobo terus dilanjutin dengan nyari penginapan. Akhirnya dapet hotel kelas melati dua, namanya Hotel Petra, tarifnya lumayan murah, 180 ribu isinya satu double bed sama dua single bed, ada air panasnya juga, walaupun agak eror. Masuk kamar langsung bersih-bersih badan, berniat siap-siap tidur tapi yang terjadi kami malah main kartu sampe jam 12an. Karena besoknya mau ngejar sunrise, planningnya adalah berangkat jam 3 pagi dari hotel tapi ternyata kami baru berangkat jam 4 pagi gara-gara pada susah bangun.
Naik motor jam 4 pagi dengan jaket yang ngga tebel itu sebenarnya sesuatu sekali, saya beneran menggigil, tangan jadi kram, ga tau deh tuh gimana rasanya Rio sama Alan yang harus didepan bawa motor. Nyampe di pos paling depan, mas-masnya bilang kalo ngejar sunrise ke bukit sikunir seperti rencana kami udah ngga nutut, plan B nya adalah liat dari menara pandang yang jaraknya 10 km an dari itu pos. brum brum nyampelah di menara pandang, sunrisenyaaaa, lihat deh nih

 Warnanya itu loh, subhanallah :""


Jangan liat muka saya, liat langitnya, beautiful :)
 
 




Ekspresi dipaksain, dingin bree
 
Setelah puas foto-foto, lanjut ke objek wisata lain di Dieng. Pas masuk loketnya ternyata masih tutup sekitar jam 6 pagi gitu. Akhirnya kami nungguin ditempat parkir Telaga Warna, sambil saya bolak balik ke toilet gara-gara panggilan alam yang harus dipenuhi tiap pagi. Jam tujuh, loket Telaga Warnanya udah buka, cus beli tiket, harganya 6ribu. Masuk ke dalem, hmmm tetep bagus ternyata. Pantes dibilang telaga warna soalnya warna telaganya beda- beda gitu. Ada yang hijau, ada yang coklat. Pokoknya pemandangannya bikin adem lah, kaya gini
 

 
 


 







Despite all, ternyata Rio belum sembuh juga dari penyakit homonya -.-

Next, kami lanjut nyari-nyari komplek candi yang biasanya masuk tipi-tipi itu,. Setelah beberapa menit naik motor dari Telaga Warna, nyampelah di komplek candi Arjuno. Candinya sih dikit, tapi suasanyanya segeeeer banget. Latar belakangnya perbukitan yang ditutupin kabut terus ijooo gitu..
 
Candi Arjuno



Another side :)

A long long way to...




Restu and me, dia kaya tukul :))

Sial, si Restu ngga kuat angkat. Segitu beratnyakah? -.-



Pasangan racun

Ekspresinya cetar


Berhubung hari udah semakin siang dan kami dikerjar waktu check out jam 12 biar ga kena charge, akhirnya Dieng vacationnya diakhiri sampe candi Arjuno. Kebayar deh hujan-hujanan, kedinginan (fyi, kehujanan lagi di perjalanan pulang). Tapi masih penasaran sama sunrise dari bukit sikunir, hmm, next time kali ya.. Thanks folks buat jalan-jalan dadakannya. Emang dewa nih Dieng, kalo kata Restu siih, Dieng itu Diamond of Java. I agreed :)

Tips Mengatasi Insomnia

Hai, selamat malam. Ini postingan saya bikin tengah malem begini karena saya lagi insomnia -.-. Yah, insomnia itu bisa dibilang sebagai salah satu gejala gangguan tidur berupa sulit tidur atau mempertahankan tidur terutama pada malam hari.
Berdasarkan pengalaman saya menghadapi insomnia yang lalu-lalu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan kalo kalian lagi kena insomnia, here they are :
1. Ngitung Domba
    As you know, ini adalah trik lawas. Saya tahu ini dari film atau buku yang saya baca, but for me, it works loh. Caranya adalah dengan melihat gambar domba yang berkumpul dengan rapat (pernah lihat Mr. Bean kan?) terus itungin deh satu-satu. Kalo ngga ada gambar domba, kalian bisa coba dengan meremin mata lalu mulai ngebayangin domba-domba dan mulai menghitungnya, semakin banyak dan rumit kumpulan domba yang diitung, biasanya ngantuknya datang lebih cepet. I know it doesn't make sense, but just try it deh ;)

2. Baca Buku
    Nah, kalo yang ini saya dapat dari pengalaman sendiri. Kenapa baca buku bisa bikin ngantuk? Soalnya dengan membaca mata kita jadi ada kerjaan yang berarti, karena itu matanya jadi lelah dan ngantuknya dateng. Untuk bacaan apa yang dibaca, bebas sih. Dianjurkan untuk baca buku pelajaran, biar tambah cepet ngantuk gara-gara bosen baca, hehe. Tapi selain itu, saya pernah denger kalo belajar sebelum tidur itu bisa bikin kita lebih inget apa yang kita baca loh keesokan paginya, kan lumayan kalo yang dibaca buku pelajaran ;) terlepas bener ato engganya, silahkan buktikan sendiri ya.

3. Minum Susu
    Kenapa minum susu? Kalo dari yang saya baca, susu hangat yang kita minum sebelum tidur itu bisa menimbulkan rasa tenang terus ntar kalo udah ketiduran, tidurnya jadi lebih nyenyak. Oh iya, lebih baik setelah minum susu langsung tiduran, biar ngantuknya dateng lebih cepet. Satu lagi, susu ngga bikin gemuk kok. Jadi buat cewek-cewek yang on diet dan insomnia ngga perlu takut nyoba.

4. Makan Pisang
    Saya suka sekali pisang, warnanya kulitnya cerah terus rasanya itu loh, aduhai (maaf ya, ngaco). Dibalik kecerahan dan keaduhaian rasanya itu, pisang ini juga bisa jadi makanan yang mendatangkan rasa kantuk. Pisang ini mengandung gula alami yang disebut serotonin, peningkatan kadar serotonin dalam tubuh bisa bikin kita lebih rileks dan akhirnya jadi ngantuk. Selain itu, dibalik kulitnya juga terdapat zat yang bisa ngurangin pembengkakan sama iritasi, jadi kalo keesokan paginya kulit kamu bentol-bentol karena gigitan nyamuk, olesin aja pake bagian dalam kulit pisang. Sama kaya susu, pisang juga ngga bikin gemuk loh

Oke, itulah beberapa tips yang bisa saya kasih buat menghadapi insomnia, semua yang sudah saya tulis terbukti efektif pada saya, jadi ngga ada salahnya kalian buat nyoba. Nighty nite :)

Comin' Back :D

Huft!
Capeknya bersihin blog yang jamuran karena udah lama ngga dijamah, oke i know itu lebay tapi itu lah yang bisa saya bilaang. Pas lihat postingan terakhir waduh galaunya kentara banget ya, tapi itu kan dulu, sekarang ya masih sih hahaha. Oke forget it, 2013 bukan tahun galau, amiiin ;)
Oke ini postingan pertama tahun ini, sepanjang 2012 banyak sih yang saya laluin. Mulai dari ip semester 3 yang masih ternoda sama nilai yaaang, you know lah..sampe bikin saya dapat peringatan dari DPA untuk ip semester 4 ini (belum keluar semua nilainya, tapi semoga mencapai angka 3 yaa, amiin). Ada juga orang-orang dari masa lalu yang datang lagi dan bikin saya sedikit waspada sambil seringkali ngingetin diri sendiri untuk bersikap biasa aja dan jangan terlena. Selain ituu, apa lagi ya? Mungkin yang paling mendominasi adalah cerita-cerita yang harusnya saya lupakan tapi belum bisa saya lupakan.
Sekarang sambil berjalan saya lagi bikin list yang harus saya capai di tahun ini, agak telat sih, tapi saya memang pengen membaca keadaan awal tahun ini dulu (ngeles).
Oh iya, sekarang saya lagi liburan semester ganjil di rumah. Walau ngga ada kegiatan tapi rumah selalu jadi tempat yang nyaman ya, apalagi ngga pake ngeluarin duit buat makan :D
Mulai sekarang saya bertekad (ahaaa?) buat ngepost yang berkualitas, malu juga kalo baca blog sendiri yang isinya cuma cinta-cintaan atau perasaan ngga jelas, apalagi saya emang lagi jomblo (nahlo cinta-cintaan kan?)
Ah yaudahlah mungkin ini cuap-cuap saya sekarang, nanti saya pasti ngepost lagi kok, yang berkualitas pastinya :)
See ya.


Diberdayakan oleh Blogger.

About Me

Foto Saya
Cewek. Perempuan. Wanita.

Followers