2015 Diawal 2016

It's January 21st. 2016.

Udah 2016 aja nih. Saya mau cerita sedikit dong soal tahun 2015, biar mainstream.

Jadi, tahun 2015 saya awali dengan kegiatan Kerja Lapangan. Mulai pertengahan Januari, saya sedang menjalani KL di salah satu perusahaan pembekuan tuna di Jakarta Utara. Selama di Jakarta saya tinggal di rumah Restu setiap akhir pekan dan untuk weekdays kami ngekos di pemukiman dekat pabrik. Dan disitulah pertama kali saya merasakan kebanjiran. Seumur hidup that was the first time i walked in floodwater! Airnya setinggi paha dan kotor. Terlebih di lingkungan pabrik dengan penanganan limbah yang kurang maksimal. Selama 2 hari saya tidak bisa pulang ke kos gara-gara akses jalan yang terputus banjir dan selama dua hari juga saya mengalami gatal-gatal akibat tidak berganti pakaian (dalam). Iuwh kan.

Ditengah banjir Jakarta dan KL yang cukup melelahkan, ada sesuatu yang bikin bunga-bunga mekar di hati saya. selama Januari-Februari 2015 saya sempat menghabiskan (beberapa) waktu akhir pekan saya bersama seseorang yang sempat saya kagumi dan masih saya kagumi (saat itu). Ya maklum, karena kami berjauhan, bisa bertemu setengah tahun sekali saja sudah alhamdulillah. Tapi tunggu, jangan buru-buru berpikir bahwa kami menjalin LDR. Sama sekali tidak, tapi intinya itu (look how bad I am at describing things). Beberapa pertemuan itu cukup membekas lah ya, sampai-sampai membuat saya takut kalau-kalau saya terlalu terbiasa. Tapi alhamdulillah, saya tidak sampai merasakan itu. Nah cukup untuk cerita kami. 

Sekitar bulan Februari, saya mendapat kado dari Tuhan yang dipersembahkan melalui kebaikan hati orang tua saya dan sedikit tekad dari saya berupa smartphone. Yes, I started using smartphone at 22. Bisa dibilang terlambat memang bila dibandingkan teman-teman saya yang lain, but its ok. Kehadiran smartphone ini sedikit banyak memang membuat komunikasi saya lebih mudah, baik dengan teman-teman maupun bukan teman-teman. Tapi efeknya, waktu saya banyak sekali tersita hanya untuk scroll sosmed, mantengin feeds Instagram, dan kegiatan yang 'kurang penting' lainnya. Mungkin saya sudah mulai mejadi dumb user seperti banyak yang dikisahkan dimana-mana. Dan itu berlanjut sampai beberapa waktu lalu.

Setelah KL usai, saya harus segera beralih ke kegiatan penelitian untuk skripsi. Nah disini, cobaan yang sebenarnya dimulai. Diawali dengan sulitnya sampel untuk kegiatan penelitian sampai beberapa trial dan error saat bekerja di laboratorium yang kadang bikin mengelus dada, geleng-geleng kepala dan menghela nafas panjang. Dan alhamdulillah, walaupun terbilang cukup lama, 'ngelab' saya selesai di awal bulan November. 

Dipertengahan tahun, saya membuat keputusan yang cukup penting mengenai kehidupan pribadi saya yang melibatkan seseorang yang saya ceritakan di 3 paragraf sebelumnya. Keputusan yang berat sebenarnya, tapi saya yakin harus bisa bertanggung jawab atasnya. Terlebih untuk kebaikan bersama, masa depan kami. Next, ya biar ngga kelamaan saya mengingatnya (oops). Diakhir tahun saya kehilangan smartphone saya itu. Mungkin biar memori bunga-bunga bermekaran ikutan hilang kali ya. Tuh kan, ngebahas itu lagi. Saya harus ganti paragraf biar feel-nya beda.

Okey, saya ulangi. Bulan Desember smartphone saya hilang disalah satu tempat wisata di Yogya ketika menemani ibu dan tante-tante saya berlibur. Mas Jensa beberapa kali menawarkan handphone baru, tapi saya tolak dengan alasan "biar ngga scroll ngga jelas, biar produktif". Dan sekarang saya kembali memakai not-so-smart-phone yang masih sangat bisa diandalkan untuk berkomunikasi. Terutama sama ibu dan bapak.

Terus skripsi saya gimana? Saat ini sedang dalam proses penyelesaian, menunggu dosen selesai mengoreksi revisian. Semoga dosen-dosen saya yang baik hati tersebut tidak terlalu sibuk jadi revisian saya cepat selesai, cepat sidang, cepat lulus, cepat kerja, cepat bertemu jodoh dan akhirnya menikah. Semoga berita-berita membahagiakan --yang bisa saya pikirkan saat ini, dan berita bahagia lainnya-- tersebut bisa secepatnya saya bagikan di blog ini. Aamiin. 


Resolusi 2016? Biar semakin kekinian, nanti saya bagikan.